Skip to main content

Diferensiasi Pada Seblak

"Pak, mau yang levelnya 10 atau 5 atau 3", tanya pedagang seblak. Kalau yang sangat pedas tentunya level 10, kalau yang level 5 tentunya pedas. Naah saya pilih yang level 3 aja yang cukup pedasnya. Karena saya tidak terlalu suka sama makanan yang terlalu pedasnya dan tahu diri pada ketahanan tubuh. Akhirnya pedagang seblak kering, memberi yang level 3, sesuai dengan kebutuhan pembelinya. 

Dari percakapan tersebut, konsep diferensiasi konten sudah diterapkan oleh pedagang seblak dengan cara memberikan bumbu yang tidak terlalu pedas. 
Pada siswa juga saya dapat analogikan seperti penjual dan pembeli seblak. Dimana seorang guru harus mendiagnosis terlebih dahulu kebutuhan belajar siswa, mulai dari kesiapan belajarnya, gaya belajarnya dan minat belajarnya. Jangan sampai, siswa yang ingin seblak yang pedas (HOTs) malah diberi yang tidak pedas (Lots). Caranya bagaimana mengetahui kebutuhan siswa? Yaitu dengan asesmen diagnosis, teknisnya melalui wawancara, pengamatan atau isian angket. 

Comments

Popular posts from this blog

TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN 1

Perhatikan gambar berikut ini! a. Bus b. Mobil Tenaga Surya Gambar 1. Jenis Kendaraan           Sumber : www.starberita.com                                                 Apa perbedaan kedua gambar tersebut? Apa bahan bakar masing-masing kendaraan tersebut? Kendaraan manakah yang ramah lingkungan?mengapa?

MEMANFAATKAN LABORATORIUM MAYA SAAT BELAJAR DARI RUMAH UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

  MEMANFAATKAN LABORATORIUM MAYA SAAT BELAJAR DARI RUMAH UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA           Pada tahun 2020 wabah Covid-19 mengguncang negara Tiongkok tepatnya di Provinsi Wuhan dan tidak lama kemudian  wabah Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara. Dampak dari menyebarnya pandemik Covid-19 ini mengganggu berbagai macam aspek kehidupan, salah satunya adalah pendidikan. Begitupun di Indonesia, pemerintah mengumumkan pada awal bulan maret tahun 2020 telah terkonfirmasi positif menderita covid-19. Adanya pasien yang terkonfirmasi positif membuat pemerintah membentuk satuan tugas Covid-19 yang fungsinya untuk menangani pandemic Covid-19 dengan cepat sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh World He a lth Organization (2019) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah social distancing dan physical distancing . Kemudian pada bulan maret 2020 pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)...

PEMBELAJARAN DIALOGIS SAAT TATAP MUKA TERBATAS

  Sudah kita ketahui bersama, bahwa pemerintah sudah memberlakukan pada tiap sekolah di kabupaten yang level 2, untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas. Guru dan siswa bergembira dengan pengumuman tersebut, sehingga dapat bertatap muka langsung di kelas saat pelaksanaan pembelajaran. Tentunya ini menjadi obat rindu yang sudah lama diinginkan oleh siswa agar dapat bertemu dengan guru dan teman-temannya.